Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Utara (BPBD Sumut) Catat 79 Kejadian Bencana dalam Dua Bulan Terakhir

BERITAMEDAN – Selama rentang waktu November hingga Desember 2023, Sumatera Utara kembali dilanda beragam bencana alam yang mencatat total sebanyak 79 kejadian. Berbagai kejadian ini mengakibatkan kerugian material, merenggut nyawa, serta memicu kerusakan lingkungan yang signifikan di beberapa wilayah.

BPBD Sumatera Utara melaporkan bahwa sebagian besar kejadian bencana yang terjadi selama periode ini adalah banjir, tanah longsor, angin kencang, dan puting beliung. Banjir menjadi peristiwa yang paling sering terjadi, dengan sekitar 40 kejadian yang melanda berbagai daerah di Sumatera Utara. Selain itu, tanah longsor juga menjadi ancaman serius dengan 20 kejadian yang tercatat, menyebabkan kerusakan pada infrastruktur dan pemukiman penduduk.

Dalam situasi ini, BPBD Sumatera Utara bersama dengan relawan dan pihak terkait lainnya telah berupaya keras untuk memberikan bantuan dan melakukan evakuasi bagi warga yang terdampak. Langkah-langkah pencegahan dan penanganan darurat dijalankan secara cepat guna meminimalisir dampak buruk yang ditimbulkan oleh bencana-bencana tersebut.

Namun demikian, beberapa wilayah masih mengalami tantangan besar dalam hal akses bantuan dan evakuasi, terutama di daerah terpencil yang sulit dijangkau. Kerja sama antarinstansi serta partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam penanganan darurat dan pemulihan pasca-bencana.

Pemerintah daerah bersama BPBD Sumatera Utara juga terus menggalakkan kampanye kesadaran akan pentingnya mitigasi bencana dan persiapan darurat di tengah masyarakat. Edukasi mengenai langkah-langkah persiapan sebelum bencana terjadi menjadi fokus, sebagai langkah preventif guna mengurangi risiko dan kerugian akibat bencana alam.

Masyarakat pun diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta menjaga lingkungan sekitar agar dapat mengurangi potensi terjadinya bencana di masa mendatang. Kolaborasi semua pihak dari pemerintah hingga masyarakat menjadi fondasi utama dalam menjaga keselamatan dan kesejahteraan bersama di tengah ancaman bencana alam yang semakin kompleks.

Tinggalkan Balasan