Kasus COVID-19 di Tangsel Bertambah Menjadi 135 Orang

BERITAMEDAN  Tangerang Selatan – Jumlah kasus COVID-19 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus mengalami peningkatan, dengan tambahan 135 kasus baru. Peningkatan ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah setempat dan mendorong langkah-langkah lebih lanjut dalam penanganan dan pencegahan penyebaran virus.

Pada update terbaru, Dinas Kesehatan Tangsel melaporkan adanya tambahan 135 kasus baru COVID-19 dalam 24 jam terakhir. Dengan penambahan ini, total kasus positif COVID-19 di Tangsel mencapai angka 135. Kasus-kasus tersebut terdeteksi melalui tes massal dan pemeriksaan rutin yang dilakukan oleh tim kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Tangsel, dr. Siti Fadilah, menyampaikan bahwa peningkatan kasus dapat disebabkan oleh sejumlah faktor, termasuk mobilitas penduduk, pertemuan sosial, dan varian baru virus. “Kami terus mengimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, termasuk menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan secara teratur,” ujar dr. Siti Fadilah.

Pemerintah Kota Tangsel telah meningkatkan upaya pemantauan dan penegakan protokol kesehatan di berbagai fasilitas umum, seperti pasar, pusat perbelanjaan, dan transportasi umum. Langkah-langkah ini diambil untuk meminimalkan risiko penularan virus di tempat-tempat yang sering dikunjungi oleh masyarakat.

Walikota Tangsel, dr. Benyamin Davnie, dalam konferensi persnya, mengimbau warganya untuk tetap waspada dan berkontribusi aktif dalam memutus mata rantai penyebaran virus. “Kami membutuhkan dukungan dan partisipasi semua pihak untuk bersama-sama melawan pandemi ini. Patuhi protokol kesehatan dan jika merasa gejala, segera melakukan pemeriksaan,” tegas dr. Benyamin.

Peningkatan kasus ini juga memberikan sinyal bagi pemerintah untuk terus memperkuat sistem kesehatan dan memastikan ketersediaan fasilitas medis yang memadai. Selain itu, vaksinasi massal juga terus dipercepat untuk meningkatkan kekebalan kelompok di tengah ancaman varian baru yang mungkin lebih menular.

Masyarakat Tangsel diminta untuk tetap tenang namun tidak lengah dalam menerapkan protokol kesehatan demi melindungi diri dan orang-orang di sekitarnya. Pemantauan terus dilakukan untuk mendeteksi kasus lebih dini dan memitigasi risiko penyebaran virus sehingga situasi dapat segera terkendali.

Tinggalkan Balasan