DJP Sumut I: 80,18 Persen Wajib Pajak Sampaikan SPT Secara Daring

BERITAMEDAN  Medan – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Wilayah Sumatera Utara I melaporkan bahwa sebanyak 80,18 persen wajib pajak di wilayah tersebut telah berhasil menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) tahunan secara daring. Angka tersebut mencerminkan peningkatan signifikan dalam adopsi teknologi untuk pelaporan pajak di era digital.

Kepala DJP Sumut I, Bapak Satria Wibawa, menyampaikan kebanggaannya terhadap respons positif dari wajib pajak dalam menggunakan layanan daring untuk melaporkan SPT. “Angka 80,18 persen menunjukkan kesadaran dan keterlibatan aktif wajib pajak dalam menggunakan teknologi untuk memenuhi kewajiban perpajakannya,” ujar Bapak Satria Wibawa dalam konferensi pers.

Penerapan sistem pelaporan pajak secara daring diharapkan dapat mempercepat proses administrasi, meningkatkan efisiensi, dan mengurangi potensi kesalahan dalam pelaporan. Selain itu, hal ini juga sejalan dengan upaya modernisasi administrasi perpajakan yang tengah digencarkan oleh DJP secara nasional.

Bapak Satria Wibawa menambahkan bahwa DJP Sumut I terus berupaya meningkatkan literasi digital dan memberikan sosialisasi kepada wajib pajak agar dapat memanfaatkan layanan daring dengan lebih baik. “Kami menyediakan berbagai pelatihan dan bimbingan teknis agar wajib pajak dapat dengan mudah mengakses dan menggunakan sistem pelaporan daring ini,” tambahnya.

Penggunaan teknologi dalam pelaporan pajak bukan hanya memudahkan wajib pajak, tetapi juga membantu DJP dalam memantau dan mengelola data secara lebih efektif. Pihak DJP Sumut I berkomitmen untuk terus mengembangkan sistem dan layanan daring guna memberikan pengalaman yang lebih baik bagi wajib pajak.

Meskipun angka pelaporan daring telah mencapai 80,18 persen, DJP Sumut I terus mengajak wajib pajak yang belum menggunakan layanan ini untuk beralih dan merasakan manfaatnya. “Kami yakin bahwa semakin banyak wajib pajak yang beralih ke pelaporan daring, semakin baik pula layanan perpajakan yang dapat kami berikan,” tutup Bapak Satria Wibawa.

Peningkatan angka pelaporan daring ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan penerimaan pajak dan mendukung pembangunan daerah di Sumatera Utara. DJP Sumut I akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi guna memastikan kelancaran dan keberlanjutan pelaporan pajak secara daring di masa mendatang.

Satu Balasan pada “DJP Sumut I: 80,18 Persen Wajib Pajak Sampaikan SPT Secara Daring”

Tinggalkan Balasan