KPU Asahan Gelar Simulasi Pemungutan Suara, Penyandang Difabel Diberikan Prioritas

BERITAMEDAN Asahan – Dalam persiapan menyambut pelaksanaan pemilihan umum mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Asahan melakukan simulasi pemungutan suara dengan fokus memberikan prioritas kepada penyandang difabel. Simulasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap warga, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan fisik, dapat berpartisipasi secara maksimal dalam proses demokrasi.

Fokus utama simulasi ini adalah menciptakan aksesibilitas bagi penyandang difabel. Lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) dipilih dengan memperhatikan aksesibilitas, dan petugas pemungutan suara (PPS) dilatih secara khusus untuk memberikan bantuan kepada penyandang difabel.

Alat suara yang ramah difabel dipilih dengan konsultasi langsung kepada kelompok penyandang difabel. Tim penyelenggara pemilihan juga dilatih menggunakan tanda bahasa isyarat sebagai sarana komunikasi alternatif bagi mereka yang menggunakan bahasa isyarat.

Sebelum simulasi, KPU Asahan melakukan konsultasi dengan komunitas penyandang difabel untuk mendapatkan masukan dan saran. Selain itu, mereka menyediakan pendampingan bagi yang membutuhkan bantuan dalam proses pemungutan suara.

Pada hari simulasi, penyandang difabel diberikan prioritas dalam antrian, dan setiap TPS menyediakan pelayanan khusus bagi mereka. Tujuan utama adalah memastikan kesetaraan dalam hak memilih dan memastikan setiap warga dapat berpartisipasi tanpa hambatan.

Dengan langkah-langkah ini, KPU Asahan menunjukkan komitmennya dalam menciptakan pemilihan yang inklusif dan memberikan hak pilih kepada setiap warga, tanpa memandang latar belakang atau kondisi fisik. Simulasi ini juga menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk memastikan partisipasi penuh penyandang difabel dalam proses demokrasi.

Satu Balasan pada “KPU Asahan Gelar Simulasi Pemungutan Suara, Penyandang Difabel Diberikan Prioritas”

Tinggalkan Balasan